![]() |
| diwacanakan dilengkapi tangki timbun bahan bakar minyak (BBM) |
Menurut dia, masih banyak hal yang harus dipertimbangkan untuk hal tersebut.
Di antaranya, kata dia, harus mempertimbangkan bahwa barang tersebut merupakan barang bersubsidi serta potensi menguap ketika disimpan dalam jangka waktu tertentu.
Apabila wacana tersebut direalisasikan, katanya, bisa dikelola oleh perusahaan daerah setempat atau diserahkan kepada pihak swasta.
Ia mengatakan wacana penempatan tangki timbun tersebut hampir seperti agen minyak tanah, namun dilengkapi dengan tangki timbun dengan kapasitas yang tidak terlalu besar seperti halnya SPBU.
Dengan adanya fasilitas tangki timbun, diharapkan permasalahan minimnya ketersediaan stok BBM saat "musim baratan" di Karimunjawa tidak lagi terjadi.
Terkait dengan pengangkutan BMM dari Jepara ke Karimunjawa, katanya, memang belum tersedia kapal khusus.
"Artinya, alat pengangkutannya memang harus memenuhi sejumlah persyaratan," katanya.
Kebutuhan BBM di Kecamatan Karimunjawa didominasi jenis solar, mengingat alokasi BBM jenis solar yang diterima Karimunjawa selama sebulan mencapai 144.000 liter, sedangkan premium 59.000 liter.
(et/ET/bd-ant) http://beritadaerah.com/news/getContent/89474






Tidak ada komentar:
Posting Komentar